Namlea, Habarnews.id — Sebagai wujud komitmen Pemda Kabupaten Buru dalam pencapaian program pembangunan terutama pelayanan yang salah satunyan terkait optimalisasi pelayanan transportasi lokal.
Berkaitan dengan hal tersebut, Bupati Kab Buru Ikram Umasugi, S.E yang didampingi oleh Wakil Bupati Sudarmo, S.P., M.Si, Sekda M Ilias Hamid, S.H., M.H, Asisten I Nawawi Tinggapi, S.Sos.,M.M, Asisten III Drs. Arman Buton, dan jajaran OPD Pemda Kab Buru pada Kamis, (02/10/2025) meresmikan beroperasinya pontong milik masyarakat adat di sungai waeapo.
Turut hadir mantan anggota DPRD Kab Buru Arifin Latbual, Danramil Waeapo, Camat Waeapo serta para tokoh Adat.
Transportasi pontong, menurut Bupati adalah salah satu akses publik di sungai waeapo yang perlu dimaksimalkan layanannya karena mempermudah masyarakat dan dapat mewujudkan harapan masyarakat sebagai penopang ekonominya.
“Pontong ini adalah resmi sebagai salah satu alat transportasi yang telah mendapatkan ijin Pemerintah Daerah dan menjadi alat transportasi yang penting bagi pembangunan di Kab Buru, ” ulas Bupati.
Selain itu, pontong ini juga memiliki peran strategis sebagai sarana pendukung pembangunan, dalam penyediaan jasa pelayanan bagi arus pergerakan ekonomi antar kecamatan, orang, barang, maupun jasa, sambungnya.
“Kami ingin agar sistem penyebrangan pontong ini lebih tertata, sehingga mempermudah masyarakat, ” terang Bupati.
Diungkapkan Bupati Ikram Umasugi, S.E peresmian pontong sebagai bentuk pelayanan penyebrangan lokal di sungai waeapo menjadi salah satu program yang dapat mewujudkan visi Kabupaten Buru yang BERSERI.
Untuk itu sebagai wujud kepedulian serta keinginan dalam memberikan pelayanan transportasi sungai berbasis lokal yang andal, prima dan terpadu serta efisien, maka Pemda Buru akan menertibkan kegiatan yang bersifat ilegal di kawasan sungai waeapo.
Kemudian acara dilanjutkan dengan prosesi adat yang dilakukan oleh para tetua adat dipinggir sungai waeapo. (HN-001)






