Berita

PC IKA PMII Kabupaten Buru Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Ikram Umasugi–Sudarmo: Fondasi Buru Berseri Mulai Terlihat

×

PC IKA PMII Kabupaten Buru Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Ikram Umasugi–Sudarmo: Fondasi Buru Berseri Mulai Terlihat

Sebarkan artikel ini

Namlea, Habarnews.id – Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC IKA PMII) Kabupaten Buru memberikan apresiasi atas capaian dan kinerja satu tahun kepemimpinan Ikram Umasugi dan Sudarmo dalam memimpin Kabupaten Buru menuju visi Buru yang Berbudaya, Sejahtera, dan Religius (BERSERI).

Melalui Ketua Bidang Intelektualitas dan Publikasi Ilmiah PC IKA PMII Kabupaten Buru, Abdullah Badmas, disampaikan bahwa satu tahun pertama kepemimpinan daerah merupakan fase penting dalam meletakkan fondasi pembangunan, terlebih di tengah kondisi fiskal nasional yang berdampak pada pemangkasan anggaran daerah secara signifikan.

“IKA PMII Kabupaten Buru memandang bahwa Pemerintah Kabupaten Buru di bawah kepemimpinan Bapak Ikram Umasugi dan Bapak Sudarmo telah menunjukkan keseriusan dalam menjalankan roda pemerintahan di tengah keterbatasan fiskal daerah. Situasi ini tentu bukan perkara mudah bagi kepala daerah mana pun. Namun berbagai langkah yang dilakukan telah menumbuhkan optimisme publik terhadap arah pembangunan Kabupaten Buru ke depan,” ujar Abdullah.

Menurutnya, salah satu indikator yang paling nyata adalah upaya penegakan disiplin aparatur sipil negara (ASN). Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati yang konsisten berada di kantor sejak pagi hari menjadi teladan kepemimpinan yang memberikan dampak langsung terhadap budaya kerja birokrasi.

Selain itu, pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat fungsi pengawasan, pengendalian, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

IKA PMII juga menilai langkah penataan birokrasi melalui pengisian sejumlah jabatan definitif merupakan keputusan strategis yang memperkuat tata kelola pemerintahan. Dengan semakin berkurangnya posisi pelaksana tugas (Plt), roda organisasi pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan memiliki kepastian dalam pelaksanaan program pembangunan.

Pada aspek tata kelola pemerintahan desa, PC IKA PMII turut mengapresiasi kebijakan pelantikan 42 Penjabat (Pj) Kepala Desa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Buru. Dari jumlah tersebut, sebanyak 29 Pj Kepala Desa diperpanjang masa tugasnya dan 13 lainnya dilakukan pergantian berdasarkan kebutuhan organisasi dan evaluasi kinerja. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pemerintahan desa, memperkuat pelayanan publik di tingkat akar rumput, serta memastikan program pembangunan dapat berjalan secara efektif hingga ke pelosok desa.

Di sektor pembangunan daerah, PC IKA PMII mencatat sejumlah kemajuan yang mulai dirasakan masyarakat. Di antaranya penataan kawasan Pasar Namlea, pembangunan area parkir baru, pembenahan terminal dalam pasar, peningkatan fasilitas publik, serta percepatan pembangunan RSUD Namlea yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Buru.

Tidak hanya pada aspek fisik, PC IKA PMII juga menilai kepemimpinan Ikram–Sudarmo mulai menunjukkan perhatian terhadap penguatan nilai-nilai budaya dan religius sebagai identitas daerah. Berbagai kegiatan keagamaan, dukungan terhadap pembinaan generasi muda, penguatan kerukunan umat beragama, serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal Bupolo menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Buru Berseri yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter masyarakat.

Pada sektor ekonomi, pemerintah daerah dinilai aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan guna membuka peluang investasi serta mendorong pengembangan sektor unggulan daerah seperti pertanian, perikanan, UMKM, dan potensi sumber daya alam yang berkelanjutan. Langkah ini menjadi penting sebagai strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Memang masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Namun secara objektif, kami melihat adanya arah kebijakan yang jelas, semangat kerja yang tinggi, serta komitmen untuk membangun Kabupaten Buru secara bertahap dan berkelanjutan. Karena itu masyarakat perlu memberikan ruang dan kepercayaan agar program-program pembangunan dapat berjalan optimal,” tambah Abdullah.

PC IKA PMII Kabupaten Buru juga mendorong seluruh pimpinan OPD untuk terus berinovasi dan bekerja lebih progresif, terutama dalam menggali sumber-sumber pendapatan daerah serta menciptakan terobosan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, organisasi alumni PMII tersebut berharap Pemerintah Kabupaten Buru tetap terbuka terhadap kritik, masukan, dan kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat, akademisi, organisasi kepemudaan, tokoh agama, serta pelaku usaha. Menurut mereka, pembangunan daerah yang maju hanya dapat diwujudkan melalui sinergi seluruh komponen masyarakat.

“Prinsipnya, pemerintah tidak boleh alergi terhadap kritik. Pemerintah harus membuka ruang dialog dan kolaborasi. Kami meyakini Bapak Ikram Umasugi dan Bapak Sudarmo adalah figur yang visioner, sederhana, dekat dengan masyarakat, serta memiliki karakter kepemimpinan yang terbuka. Modal sosial inilah yang menjadi kekuatan penting untuk mewujudkan cita-cita besar Buru Berseri, yakni Kabupaten Buru yang semakin berbudaya, sejahtera, religius, maju, mandiri, dan berdaya saing,” tutup Abdullah Badmas.

Baca berita menarik lainnya dari Habarnews.id di Channel Telegram