Namlea, Habarnews.id – Koperasi Darah Manis menyatakan kesiapannya untuk beroperasi dan mengambil bagian dalam pengelolaan pertambangan rakyat di kawasan Gunung Botak. Kesiapan tersebut ditandai dengan kehadiran resmi pengurus koperasi dalam agenda yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Buru terkait persiapan operasional tambang rakyat Gunung Botak, Selasa (9/6/2026), di Desa Dava, Dusun Wamsalit Jalur H.
Pertemuan yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi momentum penting dalam memastikan kesiapan kelembagaan, tata kelola, serta sinergi antara pemerintah daerah dan koperasi-koperasi yang akan terlibat dalam pengelolaan pertambangan rakyat secara legal, tertib, dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Koperasi Darah Manis, Alham Behuku, hadir bersama jajaran pengurus untuk mengikuti seluruh rangkaian pembahasan dan koordinasi yang berkaitan dengan persiapan operasional tambang rakyat.
Alham Behuku menegaskan bahwa Koperasi Darah Manis berkomitmen mendukung penuh langkah Pemerintah Kabupaten Buru dalam menghadirkan tata kelola pertambangan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta tetap memperhatikan aspek hukum, lingkungan, dan kesejahteraan sosial.
“Kami menyambut baik langkah strategis Pemerintah Daerah Kabupaten Buru dalam menata aktivitas pertambangan rakyat di Gunung Botak. Koperasi Darah Manis siap berkontribusi secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab demi terwujudnya pengelolaan sumber daya alam yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat lokal serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ujar Alham Behuku.
Menurutnya, kehadiran koperasi dalam skema pertambangan rakyat merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat yang sejalan dengan semangat keadilan sosial dan pemerataan manfaat pembangunan.
Ia juga berharap seluruh pihak dapat menjaga komitmen bersama dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif, aman, dan produktif sehingga operasional tambang rakyat Gunung Botak dapat menjadi model pengelolaan pertambangan berbasis masyarakat yang tertib dan berorientasi pada kesejahteraan.
Persiapan operasional tambang rakyat Gunung Botak sendiri terus dimatangkan oleh Pemerintah Kabupaten Buru sebagai bagian dari upaya mewujudkan aktivitas pertambangan yang legal, terorganisir, dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat serta pembangunan daerah.
Dengan kesiapan yang ditunjukkan Koperasi Darah Manis bersama berbagai koperasi lainnya, harapan untuk menghadirkan tata kelola pertambangan rakyat yang modern, inklusif, dan berkelanjutan di Gunung Botak semakin terbuka lebar. Langkah ini sekaligus menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pengelolaan kekayaan alam Buru yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Bupolo.(HN-004)






