NAMLEA,Habarnews.id — Kabupaten Buru kembali menjadi ruang strategis bagi penjajakan kerja sama ekonomi dan investasi internasional.m Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 12.15 WIT, delegasi Global Business and Exchange & Cooperation Aliance (GGBEC) tiba di Bandara Namniwel, Kabupaten Buru, dalam rangka melakukan agenda penjajakan investasi dan penguatan hubungan ekonomi dengan pemerintah daerah serta sejumlah pemangku kepentingan di Kabupaten Buru.
Kedatangan delegasi GGBEC tersebut disambut langsung oleh Wakil Bupati Buru, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Buru, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD Kabupaten Buru, serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Rombongan GGBEC terdiri dari sejumlah tokoh dan pelaku ekonomi internasional yang memiliki pengalaman dalam bidang investasi, perdagangan, energi, industri, serta hubungan ekonomi bilateral.
Delegasi tersebut di antaranya Pan Yongchang, yang disebut sebagai Executive Foreign Speaker of the Italian Immigration Parliament; Witjaksono, Chairman GGBEC-Indonesia sekaligus Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU), xx Xu Fang, Bilateral Economic & Trade Liaison Representative GGBEC-Indonesia, Director PT Global Investment Partner dan CEO PT International Metal Group; serta Jiang Shiming, GGBEC-Energy Committee Office Director sekaligus CEO Tsinghan Iron and Steel City.
Kehadiran delegasi tersebut dipandang memiliki arti strategis dalam membuka ruang komunikasi antara Kabupaten Buru dengan jaringan investasi dan mitra ekonomi internasional. Potensi daerah, khususnya pada sektor sumber daya alam, energi, kelautan, perikanan, industri pengolahan, serta pengembangan ekonomi berbasis masyarakat, menjadi bagian penting yang dapat dikembangkan melalui skema investasi yang profesional dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Buru melalui jajaran terkait menyambut positif kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring investasi sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Buru sebagai salah satu daerah yang memiliki prospek ekonomi di kawasan timur Indonesia.
Dalam perspektif pembangunan daerah, investasi tidak semata-mata dimaknai sebagai masuknya modal, tetapi juga sebagai instrumen untuk menciptakan nilai tambah ekonomi, transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembukaan lapangan kerja, serta penguatan rantai ekonomi lokal.
Karena itu, kunjungan GGBEC diharapkan tidak berhenti pada agenda seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi pembahasan yang lebih substantif mengenai peluang investasi konkret di Kabupaten Buru.Sinergi antara pemerintah daerah, BUMD, pelaku usaha, masyarakat, dan mitra internasional menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem investasi yang memiliki kepastian hukum, tata kelola yang transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kedatangan delegasi GGBEC di Namlea dengan demikian menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Buru ke dalam jejaring ekonomi yang lebih luas sekaligus mendorong transformasi potensi daerah menjadi kekuatan ekonomi yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.(HN-001)






