Berita

Rizal Faisal IPA Terpilih Kembali Pimpin NU Buru 2025–2030: Dinilai Berprestasi, Aklamasi Didukung 7 MWCNU

×

Rizal Faisal IPA Terpilih Kembali Pimpin NU Buru 2025–2030: Dinilai Berprestasi, Aklamasi Didukung 7 MWCNU

Sebarkan artikel ini

Namlea, Habarnews.id — Rizal Faisal IPA, S.Sos., M.Si., kembali dipercaya memimpin NU Buru sebagai Ketua Tanfidziyah untuk masa khidmat 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi setelah memperoleh dukungan penuh dari 7 Majelis Wakil Cabang NU se-Kabupaten Buru pada Selasa (25/11/2025).

Terpilihnya kembali Rizal tidak terlepas dari rekam jejaknya yang dinilai para peserta konferensi sebagai konkret, progresif, dan berhasil mengembalikan marwah organisasi. Selama kepemimpinannya, NU Buru kembali menggeliat setelah hampir 15 tahun tidak pernah melaksanakan konfercab, namun di bawah Rizal, konfercab justru mampu digelar dua kali, sebuah capaian signifikan dalam menegakkan tertib organisasi.

Lima tahun terakhir, NU Buru menunjukkan dinamika dakwah yang kuat. Sejumlah kegiatan monumental berhasil digelar dengan menghadirkan para masyayikh, tokoh, dan habaib untuk menguatkan gairah keagamaan masyarakat.

Kedatangan Gus Rauf bin Maimun Zubair pada Haul Syekh Abdul Qodir Jaelani di Desa Debowae pada 11 Oktober 2022, yang menjadi momentum besar membangkitkan tradisi keilmuan dan ruh dakwah ahlussunnah wal jama’ah.

Kedatangan Habib Ridho dari Bondowoso pada acara pelantikan PCNU Kabupaten Buru 17 Maret 2020, yang memberikan semangat baru bagi kader dalam menjalankan tugas dakwah dan pengabdian sosial.

Selain itu, NU Buru juga aktif dalam gerak pelayanan umat, termasuk kegiatan bidang kesehatan dengan pelaksanaan vaksinasi Booster di Desa Waiperang yang diikuti 115 peserta dirangkai sekaligus dengan buka bersama dan kultum tarawih yang disampaikan langsung oleh Ketua PCNU pada 21 April 2022.

Selain kegiatan seremonial, konsolidasi organisasi terus dilakukan melalui tur dakwah dan pembinaan kelembagaan di 10 kecamatan se-Kabupaten Buru, memastikan gerak organisasi berjalan dari pusat hingga ranting.

Capaian lain yang mendapat apresiasi adalah kemampuan NU Buru menghadirkan tokoh nasional dalam kegiatan besar organisasi. Pada 31 Januari 2025, peringatan Harlah NU di Panen Raya Kecamatan Waepo menghadirkan Wakil Ketua Umum PBNU, Kiai Zulfan Mustofa, yang menjadi kebanggaan sekaligus penguatan legitimasi NU Buru di tingkat pusat.

Selain pemilihan ketua, Konfercab juga menetapkan Ustadz Zainuddin sebagai Rais Syuriyah NU Kabupaten Buru melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Penetapan ini menegaskan proses pengambilan keputusan yang sesuai tradisi keulamaan NU: musyawarah, keilmuan, dan penuh hikmah.

Dalam pidatonya, Rizal menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmen bahwa amanah ini akan dijalankan sebagai bentuk ibadah dan dedikasi.

“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tugas suci untuk meneguhkan marwah NU di Kabupaten Buru. Tugas kita adalah memperluas kemanfaatan, memperkuat kaderisasi, dan memastikan NU hadir sebagai kekuatan moral, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.”

Terpilihnya dua figur penting – Rizal Faisal sebagai Ketua Tanfidziyah dan Ustadz Zainuddin sebagai Rais Syuriyah dipandang sebagai kombinasi ideal antara gerak organisatoris yang dinamis dan bimbingan keulamaan yang teduh.

Dengan modal legitimasi kuat, rekam jejak nyata, dan dukungan konsolidatif dari seluruh MWCNU, NU Buru melangkah ke periode 2025–2030 dengan optimisme kuat menuju NU yang semakin kokoh, mandiri, dan berdaya bagi umat dan daerah. (HN-002)

Baca berita menarik lainnya dari Habarnews.id di Channel Telegram