Pemerintahan

Bupati Buru Ikram Umasugi S.E Lantik 1.951 ASN PPPK Paruh Waktu

×

Bupati Buru Ikram Umasugi S.E Lantik 1.951 ASN PPPK Paruh Waktu

Sebarkan artikel ini

Namlea, Habarnews.id – Bupati Kabupaten Buru Ikram Umasugi S.E secara resmi melantik 1.951 ASN PPPK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu , sekaligus menyerahkan SK PPPK Paruh Waktu .

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Buru , Senin ( 10 / 08 / 2026 ) .

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Sudarmo S.P.,M.,SI , Sekretaris Daerah Kabupaten Buru Asis Tomia , para Asisten , para Staf Ahli Bupati , serta para Kepala OPD.

Sebanyak 1. 951 PPPK Paruh Waktu mengikuti prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh haru , sebagai momentum bersejarah atas pengabdian panjang yang akhirnya mendapatkan pengakuan negara .

Dalam sambutannya, Bupati Ikram Umasugi S.E menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan buah manis dari kesabaran , loyalitas , dan pengabdian yang selama bertahun-tahun telah ditunjukkan para tenaga non – ASN.

Pelantikan hari ini adalah momen yang sangat dinantikan. Hari ini , kita menyaksikan pengambilan sumpah bagi 1.951 ASN PPPK Paruh Waktu , kata Bupati melanjutkan .

Momen ini menjadi poin penting yang menegaskan komitmen nyata perjuangan Pemerintah Daerah untuk terus memberdayakan para tenaga honorer , ungkapnya .

Saya secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Buru menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kesabaran Saudara-saudara sekalian dalam menunggu momen pelantikan ini , kesabaran tersebut adalah bukti nyata dari kesetiaan dan kesediaan Saudara-saudara untuk terus mengabdi di Kabupaten Buru yang kita cintai , sambungnya .

Pada kesempatan yang berbahagia ini perlu saya sampaikan kepada kita semua bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Buru telah berhasil mendapatkan tambahan alokasi dana tranfer dari Pemerintah pusat dengan total mencapai Rp79,2 miliar , tambahnya .

Menurut Bupati , masuknya tambahan dana tersebut menjadi angin segar bagi Kabupaten Buru yang dalam beberapa waktu terakhir menghadapi keterbatasan ruang fiskal yang sangat memengaruhi kemampuan pemerintah daerah dalam memenuhi sejumlah kebutuhan belanja , termasuk belanja pegawai.

Keberhasilan memperoleh tambahan dukungan fiskal tersebut tidak terlepas dari berbagai langkah yang dilakukan Pemerintah Daerah dan DPRD Kab. Buru dalam memperjuangkan kepentingan daerah.

Bupati mengungkapkan , Koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat , kementerian terkait serta berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan kondisi dan kebutuhan fiskal Kabupaten Buru mendapat perhatian.

Bupati juga mengingatkan , sebagai ASN yang baru dilantik dan diambil sumpahnya , ASN dituntut untuk mampu beradaptasi dengan cepat di lingkungan kerja.

” Kita menyadari bersama bahwa saat ini kalian dihadapkan pada kondisi kompensasi gaji yang belum maksimal yang hanya Rp. 550.000/bulan , ” katanya .

Oleh karena itu , bagi ASN PPPK Paruh Waktu saya menginstruksikan kepada Kepala BKPSDM untuk diatur pola kerjanya dalam 1 (satu) minggu hanya masuk kantor sebanyak 3 (tiga) hari kerja dengan jam kerja sebanyak 18 jam setiap mingggu.

Kemudian , dengan tambahan kekuatan baru berupa tenaga guru sebanyak 391 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 222 orang , saya berharap ke depannya jangan lagi ada sekolah yang tidak ada gurunya , dan pelayanan Kesehatan di RSUD dan Puskesmas harus dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu , untuk tenaga teknis dengan kuantitas yang masif yakni sebanyak 1.338 orang, maka perlu dilakukan distribusi secara akurat. Hal ini sangat penting untuk memastikan keterisian jabatan pelaksana bisa merata sampai di tingkat kecamatan, dan bahkan menyentuh langsung ke desa-desa.

Selain kabar gembira untuk PPPK paruh waktu saya juga ingin menyampaikan kepada seluruh ASN akan dilaksanakan pembayaran utang TPP tahun 2025 sebanyak 3 bulan dan untuk tahun 2026 akan di anggarakan TPP selama 6 bulan kedepan terhitung sejak bulan juli sampai dengan Desember 2026 dengan nilai dan besaran yang sama dengan TPP tahun 2024.

Bupati menegaskan , Keempat , penegakan disiplin menjadi agenda utama dalam pengelolaan kepegawaian dimana proses penjatuhan hukuman akan dilaksanakan kepada siapapun tanpa terkecuali.

Selain itu kita dituntut untuk terus menyelenggarakan pelayanan publik yang berkualitas namun dengan kondisi anggaran yang terbatas.

Hal itu hanya bisa terwujud kala kita semua disiplin dan profesional dalam bekerja. Kita harus mampu bekerja secara efisien namun tetap efektif.

Diakhir sambutannya Bupati menandaskan , ASN harus mampu bertanggung jawab atas pilihan yang telah dibuat. Tidak boleh mengeluh menghadapi tantangan , tapi kita harus mampu memotivasi diri untuk terus bergerak maju dan berbuat yang terbaik untuk keluarga, sanak saudara, dan masyarakat luas.

Sebagai abdi negara ASN harus senantiasa menjaga etika dan norma yang ada di masyarakat. Bijaklah dalam bersosialisasi, bijaklah dalam menggunakan sosial media.

Jaga nama baik Anda, jaga citra keluarga, dan jaga citra Pemerintah Daerah. Buktikan bahwa Saudara layak mampu mengemban tanggung jawab sebagai ASN pelayan masyarakat dan bersama-sama kita bergotong royong mewujudkan BURU yang BERSERI; Berbudaya, Sejahtera, dan Religius.
Selamat bekerja, selamat bertugas, dan selamat mengemban Amanah yang dititipkan oleh Allah SWT , tutupnya . (HN-001)

Baca berita menarik lainnya dari Habarnews.id di Channel Telegram