Berita

Kadis Disperindag Kabupaten Buru Perjuangkan Akses Tol Laut yang Inklusif bagi UMKM

×

Kadis Disperindag Kabupaten Buru Perjuangkan Akses Tol Laut yang Inklusif bagi UMKM

Sebarkan artikel ini

KABUPATEN BURU, Namlea (Maluku, Habarnews.id – Pemerintah Kabupaten Buru melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan kebijakan ekonomi yang berpihak pada rakyat. Dipimpin langsung oleh Kepala Disperindag Kabupaten Buru, M. Natsir Waiulung, langkah konkret dilakukan dengan melaksanakan kunjungan kerja dan lobi strategis ke Surabaya, Sabtu (24/01/2025), guna memastikan akses Tol Laut dapat dinikmati secara adil oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Langkah ini menegaskan peran Disperindag sebagai OPD teknis yang tidak hanya bekerja administratif, tetapi hadir aktif sebagai pengawal kebijakan distribusi dan stabilitas harga di daerah kepulauan seperti Kabupaten Buru. Optimalisasi Tol Laut dipandang sebagai instrumen negara untuk menekan disparitas harga sekaligus membuka ruang ekonomi yang lebih inklusif bagi pelaku usaha lokal.

Dalam agenda tersebut, Disperindag Kabupaten Buru secara tegas menyuarakan berbagai persoalan mendasar yang selama ini dirasakan pelaku usaha kecil, termasuk ketimpangan pembagian kuota kontainer, keterbatasan muatan balik, serta lemahnya pengawasan manifest yang berpotensi memunculkan dominasi pedagang besar. Sikap ini menjadi bukti keberpihakan pemerintah daerah terhadap ekonomi kerakyatan dan persaingan usaha yang sehat.

Didampingi Kepala Bidang Perdagangan, operator Tol Laut, dan pengawas lapangan, Kadis Disperindag melakukan pertemuan langsung dengan manajemen PT Temas Shipping. Dalam pertemuan tersebut, Disperindag mendorong reformulasi kebijakan teknis Tol Laut, mulai dari penambahan kontainer dan voyage hingga penataan ulang skema kuota agar lebih proporsional antara pengusaha besar dan UMKM.

“Program Tol Laut harus menjadi instrumen keadilan ekonomi, bukan ruang eksklusif bagi kelompok tertentu. Negara harus hadir menjamin pelaku usaha kecil mendapat akses yang setara,” tegas M. Natsir Waiulung.

Lebih jauh, Disperindag Kabupaten Buru menegaskan komitmennya untuk memperkuat fungsi pengawasan distribusi dan harga barang di pasar. Upaya ini dinilai strategis dalam menjaga stabilitas pasokan, mengendalikan inflasi daerah, serta melindungi daya beli masyarakat, terutama menjelang momentum Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Ramadan dan IdulFitri.

Sebagai bagian dari penguatan jejaring logistik nasional, rombongan Disperindag Kabupaten Buru juga melanjutkan koordinasi dengan sejumlah perusahaan logistik di Surabaya, di antaranya PT PAL, lPT Ambra Logistik, dan PT Alois Gemilang. Langkah ini mencerminkan visi Disperindag dalam membangun sistem distribusi yang efisien, transparan, dan berkelanjutan bagi daerah.

Dengan pendekatan yang proaktif dan berpihak, Disperindag Kabupaten Buru semakin menegaskan posisinya sebagai OPD strategis dalam mendukung agenda pembangunan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah dalam menjamin keadilan distribusi dan kesejahteraan masyarakat.(HN-001)

Baca berita menarik lainnya dari Habarnews.id di Channel Telegram