NAMLEA, Habarnews.id– Bendaharawan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buru Anwar Usia mengapresiasi 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Buru.
Pernyataan tersebut di sampaikan Anwar Usia selaku bendahara MUI Kabupaten Buru kepada Media ini mengapresiasi kinerja Bapak Bupati dan wakil Bupati Buru periode 2025–2030 Sabtu, (12/7/2025).
“Saya melihat kepemimpinan Pak Bupati dan wakilnya patut di apresiasi, banyak program dan kebijakan yang mengarah kepada kemaslahatan umat” Ujar bendahara MUI ini.
Menurutnya Untuk target kinerja seratus hari, yang mengarah kepada satu kebijakan religius adalah memakmurkan tempat tempat ibadah, melarang penjualan minuman keras dan lain-lain hingga prilaku umat terkadang psikologisnya terganggu dan ucapan ini pernah di sampaikan Bupati Ikram Umasugi SE saat melantik para Pj Kepala Desa beberapa waktu lalu, “kata Anwar.

Anwar menjelaskan apa yang di sampaikan Bupati saat melantik 7 Pejabat Kepala Desa tersebut sudah barang tentu menjadi skala prioritas untuk ditindak lanjuti oleh mereka sehingga menjadi acuan bersama kita terhadap peningkatan mutu pendidikan, Agama, Sosial Ekonomi, terwujudnya Buru berseri, berbudaya, sejahtera dan religius.
Dia mengaku, Salah satu kebijakan Orang nomor 1 di Kabupaten Buru ini, perhatiannya pada syiar dakwah bukan saja Islam di kalangan non Muslim pun juga, sehingga di tengah upaya untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, namun tidak mengabaikan pendidikan keAgamaan di era digitalisasi ini. “akui Anwar ,yang juga anggota majelis dzikir Asmaul Husna pimpinan Al-Habib Abdullah Al Athos.
“Orientasi Nahdlatul Ulama (NU) maupun MUI dan kegiatan Majelis dzikir lainya seperti Asmaul Husna, tidak sekedar menjadi pewaris tugas tugas kenabian atau pemberi fatwa tetapi sebagai khadimul ummah, pelayanan umat tak hanya soal keagamaan saja tapi juga kesejahteraan umat Khusus Masyarakat Bopolo.
Dia menambahkan salah satu penanganan cepat pemerintah daerah adalah perbaikan jalan rusak berlubang di dalam kota Namlea akibat di landah hujan dan lain lain sehingga para pengguna jalan pun terkendala saat melintasi dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
” Meskipun anggaran daerah saat ini masih minim tetapi langkah pelayanan terkecil pun seorang Pak Bupati Ikram Umasugi dan wakilnya menjadi harapan dan tumpuan orang banyak, “pungkasnya. (HN-001)





