Politik

Diduga Tak Pernah Hadir Sejak Dilantik, Bella Shofie Didesak Mundur dari DPRD Buru

×

Diduga Tak Pernah Hadir Sejak Dilantik, Bella Shofie Didesak Mundur dari DPRD Buru

Sebarkan artikel ini

Namlea, Habarnews.id – Aksi demonstrasi damai yang digelar oleh GMPRI, Pemuda Keadilan, dan Solidaritas Mahasiswa Pejuang Keadilan berlangsung pada Senin (4/8/2025) di depan Kantor Gubernur Maluku dan Kantor DPW Partai NasDem Provinsi Maluku.

Aksi tersebut digelar menyusul dugaan kuat bahwa anggota DPRD Kabupaten Buru dari Partai NasDem, Bella Shofie, telah mangkir dari tugas selama 11 bulan berturut-turut tanpa alasan yang jelas.

Dalam keterangannya kepada awak media, Bung Fiki, salah satu juru bicara aksi, menegaskan bahwa ketidakhadiran Bella Shofie bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan publik, pelanggaran kode etik, serta pengingkaran terhadap sumpah jabatan sebagai wakil rakyat.

“Kami hadir bukan sekadar membawa spanduk, tapi membawa suara rakyat yang dikhianati. Ketidakhadiran selama 11 bulan tanpa keterangan jelas-jelas melanggar Pasal 203 Tata Tertib DPRD Kabupaten Buru Tahun 2025, yang mengatur soal kedisiplinan, etika, dan tanggung jawab sebagai anggota dewan,” tegas Bung Fiki.

Koalisi menilai tindakan Bella Shofie telah mencederai nilai-nilai demokrasi dan merusak citra serta integritas lembaga legislatif. Mereka tidak hanya menuntut pemberhentian secara internal, tetapi juga mendesak Gubernur Maluku, sebagai perpanjangan tangan Menteri Dalam Negeri, untuk segera mengambil langkah tegas sesuai dengan kewenangan yang diatur dalam perundang-undangan.

“Jangan biarkan DPRD menjadi tempat singgah bagi mereka yang tidak bekerja untuk rakyat. Gubernur Maluku harus segera bertindak, atau kami akan kembali turun ke jalan dengan gelombang yang lebih besar,” tambah Bung Iyan, Koordinator Lapangan II Koalisi.

Aksi ini menuntut keadilan dan transparansi dalam penegakan disiplin anggota legislatif. Massa aksi membawa spanduk bertuliskan “Copot Bella Shofie Sekarang!” dan “Jangan Khianati Demokrasi!” sebagai bentuk protes atas ketidakhadiran tanpa alasan selama 11 bulan. (HN-002)

Baca berita menarik lainnya dari Habarnews.id di Channel Telegram